Air Mata Kesedihan

Kesedihan mungkin adalah bentuk perasaan yang paling tidak disukai oleh setiap insan di dunia. Tetapi faktanya, hampir tak ada satu orang pun yang tak pernah merasa sedih. Setiap orang pasti pernah merasakan kecewa, patah hati, terluka, kehilangan, dan beragam perasaan buruk lainnya yang dapat berkembang menjadi kesedihan.

Kesedihan merupakan suatu emosi yang ditandai dengan hadirnya perasaan tidak beruntung, kehilangan, dan ketidakberdayaan. Ketika sedang mengalami kesedihan, kita tak jarang menjadi lebih pendiam, kurang bersemangat, dan cenderung suka menyendiri.

Selain menyendiri tak sedikit orang yang tak mampu membendung air mata, atau sengaja menangis untuk melampiaskan emosi, ketika kesedihan itu datang melanda.  Tak usah menolak rasa sedih. Sebab menurut artikel yang saya baca, salah satu kesalahan terbesar ketika bersedih yaitu dengan memaksakan diri buat tegar dan tak menangis, padahal kitanya lagi sedih bukan main hingga rasanya dada terasa begitu sesak.

Ketika sedang berada dalam masa berduka, ekspresikan rasa sedih kita sepuas-puasnya. Bila perlu untuk menangis tanpa henti, lakukanlah. Bila merasa butuh mengurung diri selama beberapa waktu, lakukanlah. Dengan catatan, bahwa setelahnya kita akan menerima kesedihan yang menimpa kita dengan lapang dada. Percayalah, suatu ketika kita pasti akan menemukan makna dari kejadian tersebut.

Percayalah kamu tidak sendiri. Semua orang pernah mengalaminya dan mampu melaluinya dengan baik. Setelah kita puas melampiaskan semua kesedihan, mulailah berdamai dengan diri sendiri dan keadaan. Hingga kemudian kita dapat fokus pada masa depan. Perasaan sedih, kecewa dan stress memang dapat menghampiri siapa saja. Namun, ada satu hal yang harus selalu kita ingat kalau kita masih memiliki masa depan yang cerah banget di depan sana.

Yang telah lalu biarlah berlalu begitu saja. Ibaratkan beras yang sudah menjadi nasi. Semuanya mustahil bakalan  kembali lagi. Tugas kita cuma menjalani dengan ikhlas semua yang terjadi. Tidak perlu dan bahkan terlalu sia-sia berlarut-larut memikirkan semua yang sudah berlalu. Tak perlu kita terlalu menyesali semua yang telah terjadi.

Bersedih boleh, menangis juga tak dilarang. Asal, jangan terlalu lama terpuruk dalam kesedihan, apalagi sambil berharap keajaiban dapat mengubah kesedihan itu menjadi kebahagian dengan sendirinya. Kita hidup bukan di dunia dongeng, di mana sang putri selalu dilindungi seorang peri baik hati, dan apa saja maunya akan dituruti. Di kehidupann kita yang nyata ini apapun harus kita hadapi sendiri. Tak ada yang gratis di dunia ini, semua berbayar. Dengan kerja keras, kesungguhan, dan keikhlasan kita dalam menjalani kehidupan. Semoga hasil ketikan saya kali ini bermanfaat dan semoga dapat meringankan beban kesedihan bagi siapapun yang sedang mengalaminya. Aamiin... Terima kasih Sob.

0 Response to "Air Mata Kesedihan"

Post a Comment